Bersuci Syariat dan bersuci Tariqat


Bersuci ada 2 macam :
1.Bersuci lahir
2.Bersuci bathin

Bersuci lahiriyah menggunakan air,adapun bersuci bathin dengan Taubat dan Talqin serta membersihkan hati dan  menjalankan Tariqat.

Bila wudhu syariat batal dengan keluar najis,maka wajib mengulang kembali dengan air.Sabda Rosululloh SAW : ” Siapa yang memperbarui wudhunya,maka ALLAH SWT akan memperbarui imannya.”
Nabi bersabda : ” Bila seseorang mempunyai wudhu dan ia berwudhu lagi ,berarti cahaya di atas cahaya.”

Bila wudhu bathin batal dengan mmelakukan pekerjaan yang tercela dan ahklaq yang hina ,seperti ; sombong,ujub ( berbangga diri),hasad (dengki),hiqd (dendam),mengumpat,mengadu-adu dan bohong atau dosa badan seperti ; khianat,dosa mata,telinga,tangan,dan kaki.
Sebagaimana sabda Rosululloh SAW : ” Dua mata suka berzina…..dan seterusnya”,maka cara memperbarui kesuciannya adalah dengan taubat yang ikhlas dari ini dan memperbarui kembali kepada ALLAH SWT dengan menyesali semua dosa dosa tadi langsung dari sumber bathinnya.

Seorang arif harus selalu menjaga taubatnya dari perusak perusak tadi,agar sholatnya menjadi sempurna.
Firman ALLAH SWT dlm surah Al Qaaf/32:
“Inilah yang di janjikan kepadamu ,yaitu kepada setiap hamba yang selalu kembali kepada ALLAH SWT dengan bertaubat dan memelihara semua peraturan peraturannya.”

Wudhu zahir memiliki waktu tertentu setiap satu hari satu malamsedangkan wudhu bathin waktunya seumur hidup.Yang dimaksud seumur hidup adalah hidup di dunia dan akhirat,karena usia bathin tidak ada batasnya.

Syaum Syariat dan Syaum Tariqat


Saum (puasa) syariat adalah menahan diri dari makanan,minuman dan bersetubuh pada siang hari.
saum Tariqat adalah menahan seluruh anggota tubuh dari segala perbuatan yang di haramkan dan dilarang juga menjauhi sifat sifat tercela,seperti ujub dan sebagainya lahir dan bathin,siang dan malam.Bila melakukan hal hal tersebut tadi,maka batallah puasa tariqatnya.
Saum syariat memiliki waktu waktu tertentu,saum tariqat selama hidup.

Nabi bersabda : ” Banyka orang berpuasa hasilnya hanya lapar dan dahaga”

Dalam hadist yang lain Nabi bersabda : ” Banyak yang berpuasa tapi berbuka ,banyak yang berbuka tapi berpuasa”
Yaitu orang yang perutnya tidak berpuasa,tetapi ia menjaga anggota tuubuhnya dari perbuatan terlarang dan menyakiti orang lain.

Firman ALLAH SWT dalam hadist qudsi : ” Puasa itu untukKU dan AKU akan membalasnya.”

Hadist Rosul : ” Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan.Pertama yaitu ketika berbuka.Kedua,ketika melihat ALLAH SWT.”

Pengertian hadist tadi menurut syariat adalah kebahagiaan yang pertama ketika berbuka dengan memakan makanan di waktu mahgrib.Kedua,ketika melihat bulan di malam lebaran pertanda selesainya tugas puasa Ramadhan.

Adapun pengertian menurut tariqat ialah kebahagiaan yang pertama masuk syurga menikmati kenikmatan syurga.Semoga ALLAH SWT memberikannya kepada kita.
Kedua,Ru’yah.Yang dimaksud dengan ru’yah adalah melihat ALLAH pada hari kiamat dengan pandangan sirri secara nyata.Semoga kita mendapatkannya.

Saum Hakikat ialah menjaga hati dari selain ALLAH dan menjaga rasa agar tidak mencintai selain ALLAH.Hadist Qudsi :”Manusia adalah rahasiaKU dan AKU rahasianya.”
Sir itu dari Nur ALLAH,maka orang yang ditingkat ini tidak akan cenderung kepada selain ALLAH .Tidak ada yang di cintai,di ingini dan dicari selain ALLAH di dunia maupun di akhhirat.
Bila hati terjatuh pada mencintai selain ALLAH,naka batallah saum hakikatnya dan ia harus melakukan Qadha’ dengan kembali mencintai ALLAH dan menemuinya di dunia dan akhirat,sesuai firman ALLAH :” Saum itu bagiKU dan AKU yang akan membalasnya.”

DZIKIR JAHAR


Cara melakukan dzikir jahar (dzikir dengan suara yang keras) ialah bahwa orang yang berdzikir itu memulai dengan ucapan LAA dibuwah pusar dan diangkatnya sampai ke otak dalam kepala,sesudah itu di ucapkan ILAAHA dari otak dengan menurunkannya perlahan lahan ke bahu kanan.Lalu memulai lagi mengucapkan ILALLAH dari bahu kanan dengan menurunkan kepala kepada pangkal dada di sebelah kiri dan berkesudahan pada hati sanubari di bawah tulang rusuk lambung dengan menghembuskan lafadz nama ALLAH sekuat mungkin sehingga terasa geraknya pada seluruh tubuh seakan akan pada seluruh badan amal yang rusak itu terbakar dan memancarkan Nur Tuhan.Getaran itu meliputi seluruh bidang latifah sehingga dengan demikian tercapai makna tahlil yang artinya :”tidak ada yang di maksud melainkan ALLAH”.
Kalimat Nafi melenyapkan seluruh wujud sesuatu sesuatu yang baru daripada pandangan dan ibarat,lalu berubah menjadi pandangan fana dan kalimat Isbat di tegakkanlah dengan tegak dalam hati dan kepada dzat yang Maha Besar,lalu memandang dzat ALLAH dengan pandangan Baqa’.

Setelah selesai dzikir dengan bilangan ganjil,dapatlah kita pada akhirnya membaca: ” SAYYIDUNA MUHAMMADUR ROSULULLOH SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM”

Diantara syarat syaratnya,yaitu bahwa orang yang berdzikir itu:
1.Dalam wudhu yang sempurna;
2.Berdzikir dengan pukulan gema yang kuat;
3.Suara keras yang dapat mengahasilkan NUR DZIKIR dalam rongga bathin mereka yang berdzikir,sehingga hati mereka itu hidup dengan Nur Hidup abadi yang bersifat keakhiratan,

Seperti firman ALLAH dalam Al Quran:
“Mereka tidak merasakan mati kecuali yang pertama dan terpelihara dari adzab neraka (QS.AD Dukhan/56)

Rosululloh SAW berkata mengenai persoalan ini :”Orang orang yang mukmin itu sebenarnya tidak mati,tetapi mereka berpindah dari fana kepada kampung yang Baqa’ .

Dan beliau bersabda pula :” Hendaklah engkau mencapai mati sebelum mati.Barang siapa yang ingin melihat mayat diatas bumi,hendaklah ia melihat kepada sahabat Abu Bakar r.a.”

Nabi berkata pula :”Orang yang mukmin itu dengan Nurulloh yang ia jadikan daripadanya.”

Sayiduna Umar r.a. berkata :” Hatiku melihat Tuhan dengan Nur Tuhan.”

Ru’yatulloh atau melihat Tuhan itu tidak dapat di capai di dunia,tetapi yang dapat dicapai adalahmelihat sifat ALLAH dalam kaca cermin hati.

Hati merupakan batu dan jika demikian tidak dapat di capai apa apa,seperti firman Tuhan :
“Kemudian maka keraslah hatimu,jadi batu atau lebih keras dari batu.”(QS.Al Baqarah/74)

Oleh karena itu sebagai batu tidak dapat dipecahkan dengan kekuatan luar biasa,maka demikian pula dzikir tidak akan berbekas pada seluruh kekusutan hati ,kecuali dengan kekuatan yang luar biasa pula,yaitu dengan dzikir jahar.

Pada tempat lain ALLAH berfirman :
“Kalau sekiranya mereka lurus diatas jalan yang benar,niscaya Kami turunkan kepada mereka air hujan yang lebat.”(Al Jin /16)

Maka berkatalah Syeikhul Kamil Ibrahim Al-Mathuli r.a:”Angkatlah suaramu dikala engkau berdzikir sampai mencapai kumpulnya kekuatan bathin (Jami’yat),seperti orang orang arifin .Jami’yat itu kumpulnya pikiran dan perasaan “tawajjuh”(menghadap Tuhan),selalu cenderung kepadaNYA putus dari segala pikiran dan perasaan lainnya.”

Ulama ulama sufi berkata :”Apabila murid murid melakukan dzikir ucapan LAA ILAAHA ILLALLAAH dengan memusatkan perhatiannya yang bukan padanya,maka cepat terbuka segala tingkatan ajaran Thoreqot,kadang kadang terasa dalam tempo 1 jam yang tidak dapat dihasilkan dengan ucapan lain dalam 1 bulan ,atau lebih dari 1 bulan.”

Berkata Syekh Abdul Mawahib Asy-Syazali r.a.:” Ulama ulama berlainan pendapat tentang dzikir ,katanya manakah yang lebih utama dzikir jahar atau dzikir sirr? di situ aku berkata :tentangh dzikir jahar sangat utama agar menambahkan bulatnya tekad ,teguhnya bathin tauhid kepada ALLAH ,kuat dari segala pengaruh mahkluq untuk tingkatan manusia yang baru belajar.”
Begitu pula dengan dzikir sirr,memang itupun utama untuk manusia manusia yang sudah mencapai tingkatan kuatnya tauhid kepada ALLAH SWT,dan teguhnya bathin dari segala godaan syetan dan bujukan nafsu.

Imam Bukhori r.a. berkata dalam kitanb shahihnya dalam bab dzikir sesudah sholat fardhu:”Diceritakn dari Ishak bin Abdurrahman dari Jura’id dari Amir ,bahwa Ma’bud Ibnu Abbas meriwayatkan:
“Bahwa mengangkat suara dalam dzir dikala manusia sesudah selesai mengerjakan sholat fardhu ,betul betul terjadi dalam masa Nabi SAW.”

Kemudian Ibnu Abbas r.a. berkata :”Aku betul betul mengetahui dan mendengarkan angkatan suara keras dalam dzikir itu.”

Syekh Ahmad Al-Kosasin r.a menambahkan :”keadaan iini menjadi dalil kelebihan atau keutamaan mengeraskan suara dzikir ,sehingga di dengar orang lain ,yang dinamakan dzikir jahar.”

Nabi pernah bertanya kepada sahabat sahabatnya :” Belum pernahkan ku tunjukan kepadamu sesuatu perkara yang merupakan kebajikan di dunia dan akhirat?Jawab mereka :”belum”
Nabi berkata pula :” Hadirilah majelis dzikir jika engkau sendiri gerakkan lidahmu bersuara dengan berdzikrulloh.”

Tuhan berfirman :”Sabarlah engkau bersama sama orang yang menyeru mengingat kepada Tuhannya pagi dan petang dalam keadaan mereka menghendaki keridhoan ALLAH.”(QS.Al Khafi/28)

 

Bersabarlah ketika menerima cobaan dan ujian dari NYA


Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani berkata,dari Nabi SAW : ” sesungguhnya ALLAH tidak menyiksa kekasihnya,tetapi hanyalah mencobanya”

Orang beriman tetap bertahan dari cobaan ALLAH ,bahkan malah menghantarkan dirinya kepuncak kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Ia menerima cobaan itu dengan sabar tanpa mengadu kepada orang lain atau meminta bantuan kepada selain ALLAH,bahkan pada saat itu ia lebih giat bersama DIA.

Wahai orang yang di sibukkan dengan urusan dunia,sambutlah suara ini dalam tempat ini.Engkau bicara dengan mulutmu tanpa engkau ikuti dengan hati.Engkau berpaling dari ALLAH ,juga firman firman NYA ,dari Nabi NYA dan para pengikut mereka,juga terhadap kebenaran orang orang yang menjadi penerus mereka ( ulama ).Engaku pencabut kepastian dan ketentuan .Sungguh pemberian mahkluq lebih engkau utamakan daripada pemberian Al Haq.Rupanya tiada kalam dari ALLAH yg engkau dengar ,tidak juga dari suara suara hamba yang saleh yang dapat membawamu tobat,ikhlas dan bertobat.Terimalah ketentuan dan kepastian yang tersurat atas dirimu. Jagalah apa yang membawa kemuliaan dan merendahkan dalam fakir dan kaya,dalam sehat dan sakit ,dan terhadap apapun yang engkau sukai atau bahkan engkau benci.

Wahai manusia ,ikutilah ini ,sehingga praktis engkau menjadi pelayannya. Ikutilah yang lebih utama dan layanilah DIA sehingga DIA dapat melayanimu dan menyertaimu. Wahai hamba,jika engkau bersedia melayani,engkau pun di layani.Jika engkau berhenti ,DIA pun berhenti.Layanilah Al HAq,jangan sibuk lalu meninggalkan NYA karena melayani pemimpin yang tidak membawa mudarat atau manfaat.Mana saja diantara mereka yang memberimu? Apakah mereka mampu memberimu sesuatu yang tidak di bagi untukmu,atau menentukan pembagian sesuatu yang tidak di bagikan oleh ALLAH?Tidak ada yang perlu di istimewakanuntuk mereka.Apabila engkau berkata bahwa pemberian mereka itu mendahului ,kafirlah engkau.Bukankah engkau tahu bahwa sesungguhnya tiada pemberi ,tiada penolak,tiada pencelaka,tiada yang Qadim,tiada yang akhir kecuali ALLAH.Jika engkau berkata ,” sesungguhnya aku tahu hal itu,kukatakan padamu” Bagaimana engkau tahu ?dan mendahulukan selain DIA ? Celaka,mengapa rusakkan akhiratmu dengan duniamu?Bagaimana engkau hancurkan ketaatanmu kepada NYA dengan tunduk pada nafsu ,setan dan mahkluq? Bagaimana engkau hancurkan taqwa dengan pengaduanmu kepada selain DIA?

Tahukah engkau bahwa ALLAH pemelihara orang taqwa dan menjadi penolong mereka,pembenteng dan sumber pengetahuan mereka,serta penyelamat mereka dari kebenciannya? Penglihat hati mereka dan pelimpah rejeki untuk mereka tanpa batas? DIA berkata ( dalam hadis Quddsi? )”

Wahai anak Adam,malulah kepada KU seperti engkau malu kepada tetanggamu yang saleh .” Sabda Nabi SAW : ” Apabila pintu seorang hamba terkunci dan tertutup tirainya ,sehingga menutupnya dari pandangan orang lain ,lalu dalam kesunyiannya ia bermaksiat kepada ALLAh,atas dirinya ALLAH berkata , ” Wahai anak Adam ,engkau jadikan untuk KU pandangan yang mudah bagi Ku .”

KH.Ahmad Shohibul Wafa' Tajul Arifin q.s.

KH.Ahmad Shohibul Wafa' Tajul Arifin q.s.

dari Halaqah Sufiyyah Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

INTI NAFI DAN ISBAT


Dzikir Nafi dan Isbat ,dengan lain perkataan kalimat dzikir yg tidak mengakui semua Tuhan Tuhan dan menetapkan kepada ALLAH yg satu tunggal,addalah dzikir yg paling besar manfaatnya dan paling sangat berbekas bagi manusia ,yaitu kalimat : LAA ILAHA ILALLAH ,artinya tiada Tuhan selain ALLAH.

Tuhan berkata dalam firmanNYA : ” Ketahuilah tentang Tuhan itu ,bahwa tidak ada Tuhan melainkan ALLAH “

Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Yang paling utama apa yang aku ucapkan dan apa yang di ucapkan oleh Nabi Nabi sebelumku,yaitu : ” LAA ILAHA ILLALLAH”

Kemudian Nabi berkata pula dalam hadist : ” Barangsiapa yang  mengucapkapkan LAA ILAHA ILLALLAH dengan ikhlas pasti masuk syurga “

Dalam hadist lain Junjungan kita juga bersabda : ” Bagi mereka  yang mengucapkan LAA ILAHA ILLALLAH tidak sah takut akan kejahatan dalam kubur dan kejahatan pada waktu berkumpul di Padang Makhsyar.”

Kemudian Rosululloh SAW bersabda pula : ” Jika ada seseorang yang mengucapkan LAA ILAHA ILLALLAH secara benar,meskipun ia memiliki dosa sebesar bumi akan di ampuni Tuhan dosanya itu.”

Kalimat itu dinamakan “Kalimat Thayyibah” yang dapat mensucikan orang yang mengucapkannya,dari syirik jali sebagaimana ia dapat membersihkan jiwa orang itu dari syirik khafi dan menjadikan orang itu orang ikhlas dan murni.Begitu juga kalimat ini dapat membuka hati manusia dari hijab yang selalu menghalangi kepada kebenaran ,serta membersihkan jiwa orang itu dari segala kotoran dan siat sifat kebinatangan.

Kalimat LAA ILAHA ILLALLAH itu mengkaruniai kasyaf bagi yang mengucapkan untuk selama lamanya  ,disamping mengkaruniai sifat sidiq,ikhlas,ilmu laduni,rahasia rahasia yang aneh dan akan di beri musyahadah bermacam macam alamat dari Tuhan.

Karunia yang demikian itu di peroleh ,jika ucapan kalimat itu diambil dan di terima dari hati yang taqwa dan suci dari selain ALLAH,bukan hanya dipetik dan di dengar saja dari mulut mulut orang awam .Kalimat Nafi-Isbat itu meskipun sepotong ayat yang pendek,tetapi maknanya sangat luas meliputi seluruh hati jika di ambil dengan butir butir tauhid dari hati yang hidup ,butir butir itu akan tumbuh.Berlainan dengan butir butir yang tidak mencapai dan tidak hidup.

Rosululloh bersabda : ” Bahwasanya ALLAH ta’ala itu mengaharamkan api neraka menjilat orang yang berkata LAA ILAHA ILLALLAH yang ditujukan hanya kepada ALLAH semata mata.(HR.Bukhari-Muslim)

Dala hadist lain : “Orang sedang berdzikir seperti  pohon yang rindang di tengah tengah pohon kering .”

Nabi berkata juga : ” Orang yang ingat kepada ALLAH adalah laksana orang yang hiduo di tengah tengah orang yang mati .”

Dalam AlQuran Tuhan berkata :” Barang siapa yang dibuka dadanya untk islam,maka ia berada ditengah tengah Nur Tuhannya.Neraka “wail” disediakan bagi orang yang hasad (keras) hatinya dan tidak berdzikir kepada ALLAH ,orang itu berada dalam kesesatan yang nyata .”(QS.Az Zumar-22)

Dalam Al Quran Tuhan berfirman : ” Dia lah ALLAH yang mengutus Rosul NYA dengan petunjuk dan agama yang benar ,untuk mengatasi seluruh agama itu kepada manusia ,meskipun tidak disenangi oleh orang orang yang musyrik.” (QS.As Shaf-9)

Firman ALLAH dalam Al Quran :
“Dialah Tuhan yang telah mengutusseorang Rosul diantara kalangan manusia yang tidak dapat membaca dan menulis.”
yang memiliki maksud :
1.Agar menyampaikan keterangan2 tanda tanda kebesaran ALLAH
2.Membersihkan kotoran kotoran hati mereka (sifat mazmunah)
3.Agar pula diajarkan kepada mereka isi kitab suci dan hikmahnya meskipun itu berada dalam keadaan sesat.Qs.Al Jumah/2

Pada tempat yang lain,ALLAH berfirman kepada Nabi Muhammad SAW:
“Katakanlah,bahwa inilah jalanku,serukan mereka kemb kepada ALLAH dengan hati yang terang ,katakanlah ikutilah aku dan orang yang sepaham dengan aku.”(QS.Yusuf/108)

Oleh karena itu wahai saudara saudaraku semua,sadarlah kamu dan segera kembali minta ampun kepada Tuhanmu beserta rombongan (guru guru) kerohanianmu.Tidak ada jalan lain yang lebih pendek dan tidak ada teman yang dapat menolongmu dalam alam ini,kecuali jalan Tuhan itu.Tidaklah kita datang kedunia yang kotor dan yang hina dina u tuk tinggal selama lamanya.

Kita datang kedunia tidak hanya untuk makan dan minum dan unutuk melepaskan hawa nafsu yang cemar ,sedang Nabimu menanti kedatanganmu ke alam Baqa’ dengan muram durja.

Nabi SAW bersabda:” Duka cita karena umatku yang akhir jaman akan terpecah pecah menjadi 73 golongan.”

Dari Abdullah bin Zaid,dari Abdullah bin Umar diterangkan bahwa Rosululloh SAW bersabda :” Bani Israil akan pecah dalam 71  golongan,nasrani akan pecah dalam 72 golongan dan umatku akan pecah 73 golongan .Semuanya masuk kedalam neraka kecuali 1 golongan.Orang bertanya :”siapakah golongan itu? Rosululloh SAW menjawab :” ialah yang seperjalanan dengan daku dan sahabatku.”

ALLAH beerfirman : ” Ada diantara umat yang kami jadikan itu mendapat petunjuk sepannjang yang haq dan oleh karena itu mereka berbuat adil.”(QS.AL A’raf/181)

Tuhan berfirman pula :” Aku tidak jadikan jin dan manusia itu,kecuali untuk menyembah daku “.(QS.Az Zuhriyat/56)

Maksud ayat ini ,amnusia dan jin dijadikan agar mereka menyembah Tuhan.Penyembahan ini dinamakan makkrifat dan ia dapat diperoleh hanya dengan terbuka hijab nafsunya dari cermin hati dengan segala kesuciannya .Maka orang yang dikarunia demikan itu melihat keindahan perbendaharaan yang tersmbunyi dalam rahasia lubuk hatinya seperti yang pernah difirmankan ALLAH SWT,dalam sebuah hadist Qudsi:
“AKU adalah perbendaharaan yang tersembunyi ,AKU ingin di ketahui .AKU jadikan mahkluq supaya AKU diketahui dan dikenal.”

Dari Hadist jelas bahwa ALLAH menjadikan manusia untuk kepentingan makrifat ,yaitu mengenalNYA dengan sebaik baiknya.

Makrifat ada2 macam:
1.Makrifat sifat ALLAH
2.Makrifat Dzat ALLAH

Makrifat sifat merupakan keutamaan badan dalam 2 negara,yaitu dunia dan akhirat.Sedangkan makrifat Dzat merupakan keutamaan ruh yang suci di akhirat.
Tuhan berfirman :” Bahwa manusia manusia itu di hari kemudian akan melihat Tuhan.”(QS.AL Qiyamah/23)

Oleh karena itu,Nabi Muhammad SAW selalu memperingatkan (mentalqinkan) kalimat Thoyibah kepada sahabat sahabatnya guna :
1.Membersihkan hatinya;
2.Membersihkan jiwanya;
3.Menyatakan hubungan dengan Tuhannya;
4.Mencapai kebahagian yang suci.
Sebuah hadist dari Ali bin Tholib k.w. berbunyi :”bahwa ia pernah mendengar Rosululloh SAW menceritakan bahwa Jibril mengatkan demikian :”belum pernah aku turun membawa kalimat yang lebih agung dari kalimat LAA ILAAHA ILAALLAAH ,karena dengan kalimat itu tegaklah langit dan bumi,gunung dan tumbuh tumbuhan ,laut dan daratan.Itulah kalimat ikhlas ,kalimat taqwa,kalimat islam,kalimat kedekatan dengan Tuhan,kalimat kemenangan,kalimat angkasa perkasa.”

Dalam hadist yang lain di sebut :”itulah kalimat Tauhid ,kalimat ikhlas,kalimat taqwa,kalimat thoyibah,kalimat da’watul haq,kalimat urwatul wusqo,dan itulah kalimat tsama’ ‘ul jannah (harga dan pembeli surga).”

Bersabda pula Nabi Muhammad SAW :
“Perbaruilah iman kamu.shabat bertanya:”bagaimana kami memperbarui iman kami yaa Rosululloh?”jawab Nabi ;” dengan memperbanyak ucapan LAA ILAAHA ILAALLAH.”

Dan Nabi SAW bersabda pula: “Barang siapa memperbanyak dzikrulloh ,ia terlepas dari munafiq.”
Dan sabdanya pula:” Dzikrulloh itu adalah ciri iman,kemerdekaan,membebaskan diri dari munafiq,benteng pertahanan dari serangan syetan dan tameng dari panasnya api neraka.”

Tuhan berfirman :
“Tidaklah kamu melihat ALLAH mengadakan kalimat Thoyibah seperti menegakkan pohon thoyibah yang urat akarnya teguh dan cabangnya berkembang di langit,diberi (didatangi) makanan tiap waktu dengan izin Tuhannya.Demikian contoh yang di berikan ALLAH kepada manusia agar mereka ingat.”(QS.Ibrahim/24)

Penegakan ini Tuhan karuniakan kedalam hati hamba hamba yang dicintai NYA dengan firman :” Ditetapkan ALLAH mereka yangberiman dengan kata kata yang tetap dan tegak dalam kehidupan akhirat.ALLAH menyesatkan orang orang yang dzalim dan ia berbuat sekehendaknya.”(QS.Ibrahim/27)

Dengan fitrah ini hendaknya dijelaskan bahwa ALLAH menegakkan tauhid yang urat tunggangyaterhujam di bumi yang ketujuh dan cabang cabangnya di langit arsy,kemudian ditaburkan bibit tauhid diatas tanah persemaian hati agar tumbuh dari dalam pohon tauhid  yang urat tunggangnya di dalam angkasa rahasia dan berbuat tauhid untuk keridhoan Tuhan,sebagai tujuan amal sholeh,maka hiduplah hakikat insani yang dinamakan tiflul ma’ani (pengertian pengertian yang pelik).

Maka firman Tuhan :
“KepadaNYA naik gubahan  gubahan kata yang indah ,yakni LAA ILAAHA ILALLAH,dan kepadaNYA terangkat amal yang shaleh.”(QS.Al Fathir/10)

Dalam firman yang lain pula:
“Barang siapa yang ingin berjumpa dengan TuhanNYA hendaklah ia beramal shaleh dan tidak menyekutukan Tuhannya itu dengan apapun juga dalam ibadat penyembahannya.”(QS.Al Khafi/110)

“Mahabbah ( mencintai ) ALLAH AL – HAQ”


Tuan Syekh Abdul Qodir A – Jailani berkata ” mensyitir sabda Nabi Muhammad SAW .bahwa seorang datang kpd Nabi ,katanya ,”sesungguhnya aku mencintai agama ALLAH.”sabda Nabi SAW “pegangilah bala’sebagai jilbab dan genggamlah faqir sebagai jilbab ‘

Karena engakau ingin bersifat seperti sifatku,engkau hrs menetapkan sifat pribadiku dlm jiwamu.sebab,diantara syarat mahabbah hrs disertai penyesuaian.
Abu Bakar As shidiq adlh sosok yg sangat mencintai Rosululloh SAW,maka neliau pun mendarmabaktikan jiwa dan seluruh hartanya untk keperluan agama dan mengikuti sifat2 Rosululloh SAW .
sejlan dgn kepribadian itu,beliau jg menerapkan kefaqiran dlm jiwanya sampai beliau benar2 tdk memiliki harta.Beliau menyesuaikan Rosululloh lahiri dan batini,dr yg berbentuk sirri ato yg tampak.Akan tetapi dirimu,wahai pendusta suka mengaku orang saleh,padahal engkau sembunyi dr mrk baik bersama uang ato perhiasan.dan engkau ingin dekat mreka ato berkawan dgn mrka mana mgkin…..????

Jadilah orang berakal…pengakuanmu itu hanya dusta,cinta itu tdk mgkn tersembunyi utk orang yg di cintai…bhkan cinta itu membekas.Adapun yg biasa terjadi pd pribadi Nabi SAW adlh FAQIR itu tdk dpt dipisahkan.Oleh krn itu beliau pernah bersabda : ” Faqir itu lbh mempercepat jalinan dgn ku bg orang yg mencintai aku drpad mengalirkan air menuju hulu “

Kta Aisyah ra : ” tdk henti henti nya dunia bg kami mengeruhkan keluarga selagi Rosululloh saw msh di samping kami ,ktka Rosululloh SAW wafat,dunia dituangkan kpd kami besar2 an “
lalu di isyaratkan cinta oleh Rosululloh hrus dgn ke Faqir an,dan mencintai ALLAH hrus menerima ujianNYA.

Ada ulama berkata ” setiap cobaan bergandeng kasih” mungkinkah kau di sebut mencintai ALLAH,sdang kecintaan itu kau sertai dusta,munafik dan riya’ atas namaNYA.cabulah pengakuanmu dan kedustaanmu.Engkau tdk perlu memasukkan pikiranmu jika datangmu utk menyatakan kebenaran.Jika tdk tak perlu ikuti kami,jgn sia sia berpindah krn kau tdk diterima….bhkn engkau membisu sj ditertawakan.Janganlah engkau mengambil alat penghibur dgn ular dan singa,krna ke duanya itu dapat membahayakn jiwa.Apabila engkau memiliki mantera penakluk ular,bleh engkau mempemainkannya dan jika engkau memiliki tenaga,kau bleh bermain dgn singa.Sunguh,jalan ALLAH itu membutuhkan kebenaran,jg sangat membutuhkan Nur Makrifat bersama mentari makrifat yg terbit dlm hati orang2 yg selamanya tdk pernah suram…siang maupun malam……

Wahai sahaya,jadilah orang berakal,jgn dekati pencipta zaman kini,krna hakikatnya mrka adlh serigala yg berbusana,mohonlah kpd ALLAH agar memberi petunjuk kpdmu.Sesungguhnya aku terima berita manusia dan dr TUhan ,maka yg aku temui keburukan yg terletak pada manusia,dan kebaikan terletak pada Tuhan.

Wahai ALLAH, selamatkanlah kami dr keburukan mreka,limpahkan rejeki utk kami dunia dan akhirat ,sesungguhnya aku tdk memerlukanmu .hanya aku membutuhkan kamu untukmu,utk memperlilit talimu.Aku tdk mengambil ssuatupun darimu,kecuali untukmu sendiri…bkn untuk ku.Bagiku,yg mencukupkan aku bkan dr sesuatu yg ku ambil darimu.Aku tidak punya apapun,kecuali kerja bertawakal kpd ALLAH.Aku tdk akan menanti sesuatu yg tdk datang untuk ku .bkn seperti penatianmu ,krn yg demikian adlh gambaran orang2 munafik yg suka riya ,suka menggantungkan diri kpd sesamanya ,bkn kepada ALLAH.

Kutekan kpd seluruh bumi,jadilah orang berakal,,jika engkau ingin beruntung ,usahakan agar menjadi sepeti pande besi utk melandasiku ,hingga seluruh nafsuku ,hawa ,tabiat,syetan,dan musuh semuanya terpecah.

Lepaskan Pakaian Dunia dan Pakailah Pakaian Akhirat


Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani QS brkata :” bajunya tampak elok dan bersih,tetapi hatinya kotor”
Berzuhudlah dalm kebolehan dan malaslah bekerja untuk makan guna mengisi agama ,dan tdk mengenal wara’ trhadap sgala makanan yg jelas haramnya.
Bagi orang umum,permasalahan itu tdk jelas ,tetapi bg al khawas (abddal) sama sekali tidak -tetap jelas- .Setiap zuhud dan kebaktiannya hanya dr lahirnya saja.Lahirnya memerintahkan,batinnya menentang.

Celakalah kamu,tunduk kpd ALLAH hnya dgn hati bkn meliputi acuan.Sgala hal ini bergantung pada hati dan dimensi ke tiga (sirr). Telanjangkan dirimu terhadap apapun yg jiwamu bertempat disana…hingga apabila di cabut ALLAH tiada terasa sakit .Kosongkan dirimu hingga DIA bersamamu.Tinggalkan baju kelemahan dalam hak ALLAH .Lepaskan baju keberhentianmu bersama mahkluq dan perseketuanmu bersama mereka.Lepaskan baju syahwat,baju dungu,baju ujub,dan baju nifak ,juga baju cintamu menerima mahkluq dan penerimaan mereka atasmu,dan pemberian mereka untukmu .
lepaskan pakaian dunia dan pakailah pakaian akhirat .
Tanggalkan pengitarmu ,kekuatan dan kemarahanmu.Campakkan dirimu di hadapan Al HAQ tanpa daya kekuatan dan tanpa mengenal henti dalam pertautan sebab akibat ( kausalitas) ,tanpa menyekutukan mahkluq.Bila engkau laksanakan ini engkau akan melihat kelelmbutan DIA datang mengitarimu.
RahmatNYA terkumpul untukmu,nikmat dan pemberianNYA menutupimu,tujulah DIA ,putuskan dunia dgn telanjang ,jalan lah kpd ALLAH degan terputus dan terpusat dri selain DIA .Tujulah DIA dlm pencarianmu ,yaitu pencarian yg dapat menyatukan dirimu dan mempertautkan jiwamu dgn kekuatan lahir ato bathin,sehingga kalaulah keberadaan ini terkunci untukmu dan ada beban berat atasmu,engkau tidak akan merasa berat ,bahkan di sana ia menjagamu dri kelenyapan mahkluq melalui tauhid yg engkau genggam ,mengosongkan dunia dgn tangan zuhud…dan mengosongkan segala selain ALLAH degan genggaman cinta.Sungguh,sempurnalah ,baik dan selamat dan beruntung mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.
Jagalah dirimu dr perbudakan nafsu,hawa,dan setan setan penunggumu sebelum mati.Jagalah kematianmu secara tertentu sebelum datang kematian sesungguhnya.

Wahai manusia,sambutlah seruanku ini ,krn aku ber doa kpd ALLAH untukmu agar engkau sampai k pintu NYA serta menaati perintahNYA.Aku tidak mendoakanmu untuk diriku pribadi .Orang munafik itu tidak mau ber doa kpd ALLAH untuk manusia umum ,tetapi ia ber doa untuk dirinya sendiri ,pencari untung dan penerima untung.

Wahai orang dungu,mengapa engkau enggan mendengar suara ini dan bermalas malas an di dlm rumah bersama nafsumu?
Pertama kali yg engaku butuhkan adlh bersahabat dgn orang2 alim,membunuh nafsu dan segala sesuatu selain ALLAH ,sehingga memungkinkanmu memasuki tempat mereka.maksudku adlh orang berilmu,setelah itu menyendiri bersama mereka dan bertempat dalm kediaman sendiri bersama AL HAQ .
kalo demikian,jelas sempurna atasmu ,niscaya engkau akan berubah mjd pengobat manusia lain.menjadi jembatan utk memperoleh petunjuk atas konsensi ALLAH .

Lisanmu terpelihara ,tetapi hatimu maksiat.Lisanmu penuh memuji ALLAH tapi hatimu lari dari NYA .
Lahiriahmu muslim tetapi hatimu kafir.Rupanya hatimu seperti gamping yg runtuh dr kamar mandi .Bila ini terjadi terus menerus padamu,setan berhasil membangun pos pos dalm hatimu dan menjadi pemukimnya yg paling strategis.

ORANG BERIMAN TENTU MENJUNJUNG TINGGI PENGHIDUPAN BATHINIAHNYA UNTUK MENGHIDUPKAN LAHIRIAH.MEREKA LAKSANA PEKERJA RUMAH ,YG MEMBERIKAN HARTA KPD SETIAP ORANG YG MEMASUKINYA ,PADAHL PINTU RUMAHNYA RUNTUH .SETELAH PENGHIDUPANNYA SEMPURNA ,MEREKA MEMPERBAIKI PINTUNYA.

Demikianlah hidayah ALLAH dan Ridho NYA ,baru mereka berpaling menuju mahkluq ( manusia ) dgn ijin NYA.